Investasi Perlengkapan Memasak

Sebelum mulai masak-masak hemat, kita harus tau dulu alat apa aja yang dibutuhin untuk memasak dan menyimpan bahan makanan. Beruntunglah kamu yang kostnya sudah ada fasilitas dapur bersama dengan peralatan yang cukup lengkap. Berikut adalah peralatan masak dan makan yang paling esensial versi saya:
1. Rice cooker antilengket - alat masak paling serba bisa: merebus, menggoreng, memanggang, dan mengukus all in one package! Manfaat yang paling signifikan dari keberadaan rice cooker adalah penghematan uang beli nasi di warung yang umumnya sekarang harganya Rp 3.000,00 per porsi.

Saya sendiri punya rice cooker baru dalam hitungan hari lho! Dan saya akui pembelian rice cooker ini memang agak terburu-buru karena ga pake survei harga di toko lain duluu, langsung main beli aja di Borma, tapi insyaAllah investasi rice cooker ga akan bikin rugi. Berdasarkan hasil browsing internet, ada 3 merk rice cooker yang paling umum dipakai dan disukai ibu-ibu rumah tangga: Yong Ma, Miyako, dan Cosmos. 

Setelah saya cek di Borma, kebanyakan rice cooker yang dijual berukuran keluarga, 1 L ke atas. Kalau untuk anak kost yang tinggal sendiri kan ga butuh gede-gede, jadilah saya langsung melirik ke ukuran yang terkecil yaitu 0,6 L - 0,8 L yang semuanya rice cooker antilengket. Yang ukuran 0,6 L hanya ada dari merk Cosmos; 0,7 L dari merk Magic Com; dan 0,8 L dari Kirin dan Cosmos. Sejauh pengamatan saya selama ini, rice cooker Cosmos 0,6 L adalah yang paling banyak digunakan mahasiswa. Namun setelah melihat harganya, kok yang 0,6 L lebih mahal dibanding yang 0,8 L? Padahal saya lihat spesifikasinya sama saja, cuma beda kapasitas tok. Yang 0,6 L harganya Rp 281.800,00 dan yang 0,8 L Rp 261.500,00. Akhirnya tanpa panjang lebar langsung saya beli si Cosmos Jar Mini Cooker CRJ-107 0,8 L yang tinggal satu-satunya dan lagi mejeng di display. Harga lebih murah, kapasitas lebih besar, dan kalo bikin kue ukurannya juga bisa lebih besar! Bisa bagi-bagi makanan ke teman-teman :D. Ini dia penampakannya:

Cosmos Jar Mini Cooker CRJ-107

Oiya, katanya rice cooker antilengket ini bisa berdampak buruk pada kesehatan kalau pancinya dipanaskan terlalu tinggi, tergores atau lapisan antilengketnya termakan. Lapisan antilengketnya ini mengandung karsinogen yang dapat menyebabkan kanker *lindungi saya dari segala macam penyakit ya Tuhan*. Namun sekarang sudah ada yang inovasi baru yaitu pancinya dilapisi "harmond", nasi akan jadi sedikit lebih lengket dari panci antilengket biasa tetapi aman dari ancaman zat berbahaya. Tentunya harganya lebih mahal dari rice cooker antilengket biasa.

Tips membeli rice cooker untuk anak kost:
  • Pertimbangkan merk. Merk-merk rice cooker terkenal umumnya memiliki kualitas yang terjamin dan pembeli biasanya selalu mendapat garansi tahunan dari mereka.
  • Sesuaikan dengan budget! Jangan malas survei harga dari toko ke toko, baik online dan offline.

Kalo udah punya rice cooker, no.2 dan 3 bisa dilewat lho kalo mau mah.

2. Kompor - kalo mau bisa menggoreng lebih cepat dibanding dengan pake rice cooker.

Buat saya kompor ini lebih penting dari rice cooker (karena sudah saya pakai lebih lama dari si rice cooker dan digunakan untuk memasak lauk sehingga menghemat pembelian lauk-pauk di luar yang lebih mahal dari harga nasi). Saya selalu menggoreng dengan kompor gas. Saya belum pernah menggunakan rice cooker saya untuk menggoreng karena selain akan memakan waktu lebih lama dari memasak di kompor, saya takut akan menggores panci antilengketnya yang mengandung zat beracun itu. Berhubung di kost saya sudah tersedia kompor beserta gasnya secara cuma-cuma, saya gak perlu keluar duit untuk mendapatkannya hihi.

Kalau yang di kostnya gak ada dapur, beli aja kompor gas kecil yang bisa dibawa-bawa alias kompor portable. Mungkin harganya mirip-mirip harga rice cooker ya. Harga refill gas kalengnya (1 kg) jaman dulu Rp 10.000,00 jadi mungkin sekarang udah Rp 15.000-an. Waktu pemakaian tiap kaleng gasnya antara 2-4 jam (abis nyontek: http://tokoone.com/gas-kaleng-kompor-gas-kaleng-portable/).

Kompor gas portable

Ada juga yang namanya kompor induksi yaitu kompor yang sumber panasnya dari listrik, bukan api dari gas. Saya sih belum pernah coba. Denger-denger ada yang bilang kalo kompor jenis ini lama panasnya. Berikut adalah artikel yang saya temui mengenai perbandingan keekonomisan kompor gas dengan kompor listrik: http://kelebihankomporinduksi.blogspot.com/2012/06/kelebihan-kompor-induksi-memasak-jadi.html.

Kompor induksi merk Phillips


3. Wajan dan panci - pasangannya kompor gas.

Dalam membeli wajan dan panci kita harus menentukan: 1) bentuk, 2) ukuran, dan 3) materialnya. Wajan dan panci itu macem-macem materialnya; ada yang dari alumunium, stainless steel, carbon steel, non-stick (Teflon dan Xylan). Sebelum membeli, baca dulu http://www.foodservicewarehouse.com/education/how-to-buy-a-wok/c27570.aspx.

4. Sutil

Penggunaan sutil disesuaikan dengan penggorengan dan masakan. Sutil ada yang terbuat dari kayu, stainless steel, dan teflon.

5. Pisau dan gunting

Pilih yang berbahan baja atau stainless steel yang tahan karat.

6. Piring tahan panas

Beli piring yang sekalian bisa buat mengukus atau memanggang, tetap aman digunakan walau terpapar panas tinggi.

7. Sendok-garpu tahan panas

Sendok-garpu stainless steel paling kuat, awet, dan mudah dicari.

8. Talenan

Penting sebagai alas yang 'dikorbankan' untuk potong-memotong bahan makanan.

Baca http://tokopastri.com/blog/kita-mengenal-peralatan-dapur-yuk untuk mengenal peralatan dapur lebih jauh. Baca http://rewinnita.wordpress.com/2013/08/16/tips-memasak-di-kamar-kos/ juga untuk tips memasak di kamar kost dengan rapi dan bersih, apik sekali (bukan saya banget) XD.

Tempat penyimpanan bahan makanan esensial:
1. Kulkas - mahal tapi penting.

Lagi-lagi saya beruntung tinggal di kost yang sudah disediakan kulkas bersama, ga kuat euy kalo beli sendiri. Kalo kamu ga punya kulkas, jangan beli bahan makanan yang cepat busuk/basi, atau kalau beli yang ga tahan lama gitu langsung diolah jadi makanan aja ya! Tapi saya saranin kamu patungan sama temen kost kamu untuk beli kulkas yang kecil aja minimal hoho.

28 Januari 2014

No comments:

Post a Comment